Category: Mancing Mania


bawalBahan :
- 1 ons Kroto
- 5 ons Udang
- 5 ons Ati Ayam
- 2 butir Telur Bebek
- 1 bks Pelet ( Merk Apa Aja Terserah )
- 3 butir minyak ikan

Cara membuat :
- Udang dan Ati ayam dikukus ( 15 menit )
- kemudian dihaluskan dan dicampur jadi satu
- campurkan minyak ikan
- masukan pelet ke dalam adonan ( 1/2 bks aja )
- masukan telur bebek ( kuningnya )
- masukkan kroto segar
- aduk adonan sampai semua bahan tercampur
-Umpan siap digunakan

NB :
klo terlalu lembek tambahkan sisa pelet, begitu pula sebaliknya kalo terlalu keras tambahkan air secukupnya

- – - SELAMAT MENCOBA DAN SUKSES – - -

SALAM MANCING MANIA

“Umpan mancing tiruan” dari produk daiwa atau yang biasa disebut dengan istilah asingnya adalah “artifisial bait fishing” ini mempunyai banyak ragam dan jenisnya. Ragam produknya, salah satunya adalah dari produk “daiwa” yang mengeluarkan banyak jenis “umpan mancing tiruan” seperti untuk teknik memancing trolling, popping dan jigging.

Umpan mancing tiruan untuk jenis teknik mancing antara teknik mancing trolling, popping dan jigging tidak akan sama bentuknya. Karena untuk setiap umpan mancing tiruan tersebut mempunyai karakter khusus masing-masing dan spesial kegunaannya.

Dalam hal memancing kalau kita tidak mempunyai salah satu umpan saja maka rasanya kita belum bisa dibilang ” Memancing “, karena yang namanya memancing itu pertama kita harus mempunyai seperangkat alat pancing utama + umpan.

Disini saya akan membahas perihal umpan mancing tiruan untuk memancing ikan dilaut dengan spesifikasi umpan mancing tiruan dari produk buatan pabrik “DAIWA”. Umpan mancing tiruan dari DAIWA ada berbagai macam bentuk dan spesifikasi juga ukurannya, yang saya temui baru dari spesifikasi tipe Jigging dan Trolling, untuk spesifikasi Popping kelihatannya belum dikeluarkan . Baca lebih lanjut

Berikut ini daftar berbagai harga di toko yang men jual alat pancing, jadi bagi anda yang sangat gemar memancing dan ingin membeli pancingan yang bagus untuk hobi anda. Tentunya perlu tahu harga yang pantas untuk mendapatkannya, memang daftar ini tidak mencakup semuanya karena mencakup yang populer seperti shimano. Namun blogbintang.com kira cukup membantu. Baca lebih lanjut

Umpan Patin

Bahan:

1. Roti tawar sari roti 1 (satu) ball

2. Kara 2 bungkus kecil

3. Vanilli 2 bungkus kecil.

Cara Pengolahannya:

Roti di buang kulitnya (nanti bisa buat bom), kemudian di parut atau pun di blender sampai halus. setelah halus campurkan santan kara dan vanelli. aduk adonan ini sampai kalis, sampai tidak lengket ditangan yg mana setelah tidak lengket umpan ini akan terasa lembut sekali (jika masih keras tambahkan kara lagi).

Memancing dalam arti menangkap ikan sudah dikenal oleh peradaban manusia sejak zaman dahulu sekitar 10.000 tahun yang lalu. Hal ini terbukti dari peninggalan-peninggalan arkeologi pada goa-goa tua di Eropa bahwa aktivitas penangkapan ikan sudah ada sejak dulu dengan ditemukannya tulang-belulang, mata kail dan gambar serta lukisan pada zaman batu di dalam goa-goa tersebut.

Teknik menangkap ikan mulai beragam pada masa Neolithic sekitar 4.000 – 8.000 tahun yang lalu yang kemudian berkembang menjadi teknik yang lebih modern dan masih dipakai hingga saat ini. Begitu pula dengan cara pengolahan ikan hasil tangkapan, saat ini cara tersebut masih dilakukan dengan teknik yang sama misal pengawetan ikan dengan menggarami atau dengan cara pengasapan.

Mancing baronang dengan teknik garong telah berhasil membuat beberapa pemancing yang biasa mancing dengan teknik lain berpindah agama menjadi penganut mancing baronang dengan tegek dan kail garong yang fanatik. Untuk mengenal lebih jauh mengenai teknik ini ada baiknya kita mengetahui mengenai jenis-jenis kail garong serta plus minusnya. Berikut ini tulisan Mr Ichang, salah satu suhu mancing garong yang juga pengurus RAFAC.

Jenis Pancing atau Kail Garong Berikut Kelebihan & Kekurangannya :
1. Model Lurus/Biasa (Tipe : O’Shaughnessy, Sode, Maru-Sode dll)
Kelebihan:
  • Lebih mudah hook up karena mata pancing langsung mengarah keatas
Kekurangan:
  • Lebih mudah lepas (mocel) saat fight/ikan diangkat karena mata pancing tidak “mengunci” didalam daging Baca lebih lanjut

Ceritanya sih David Hayes sedang menemani cucunya yang berumur 3 tahun asyik bermain di kolam belakang rumahnya di Wilkes Country.

Si Alyssa kemudian berniat ke belakang (BAK) dan menitipkan pancingan berukuran 76,2 cm yang semula ia pegang kepada kakeknya tersebut.

Saat Alyssa kembali ke kolam, ia melihat kakeknya sedang bergulat dengan ikan yang besar.

”Dia berkata, ‘Papa, kamu akan mematahkan alat pancingku,’ karena pancingan itu memang hampir menekuk jadi dua,” cerita David.

Dengan tali pancing yang hanya dipakai untuk mengangkat benda seberat 2,72 kg itu akhirnya David berhasil memenangkan pergulatan selama 25 menit dengan lele yang berbobot 9,55 kg itu.

Ikan lele itu sendiri berukuran 81,28 cm , atau sekitar 5,08 cm lebih panjang dari alat pancing Alyssa.

Kepada Hickory Daily Record, David menceritakan kalau lele itu muncul dan segera memakan umpannya lalu secepat kilat kembali masuk ke dalam air.

” Ikan itu masuk berbalik ke dalam dan aku lihat ekornya selebar 2 tanganku,” jelas David.

Dan oleh pihak ahli biologi keikanan dari North Carolina Widlife Resources Commission, ikan tangkapan David dinyatakan lebih berat dari rekor sebelumnya dengan perbedaan berat sekitar 1,3 kg.

Rekor mancing ikan largemouth bass terbesar selama 77 tahun akhirnya terpatahkan oleh Manabu Kurita. Penggila mancing asal Jepang itu berhasil mengail largemouth bass seberat 22 pound 4 ounce (sekitar 10,09 kg).

Manabu Kurita memancing ikan itu pada 2 Juli 2009 di Danau Biwa, sebuah danau terbesar di Jepang, namun enam bulan setelahnya barulah International Game Fish Association mengonfirmasi rekor tersebut. Kurita dinyatakan berhasil mematahkan rekor mancing ikan largemouth bass terbesar yang 77 tahun lalu tercatat atas nama George Perry. Perry mengail ikan besar itu di Danau Montgomery di Georgia AS pada 2 June 1932.

Untuk mendapatkan ikan air tawar sebesar itu, Kurita menggunakan line 25 pound dan umpan hidup ikan blue gill. * (AP/IGFA/YN)

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 1.776 pengikut lainnya.

%d blogger menyukai ini: