Burung cendet atau pentet merupakan burung yang sangat cerdas. Meski warnanya tidak semewah Murai Batu atau Anis Merah, tetapi tak bisa dipungkiri jika kualitas kicauannya mampu menghipnotis siapa saja yang mendengar. Belum lagi ditambah dengan kemampuannya dalam menirukan suara burung lain ataupun binatang lain seperti walang kecek dan jangkrik. Singkatnya, burung cendet atau pentet sangat istimewa.

Sayangnya, untuk mendapatkan cendet yang gacor owor-owor dari pagi sampe sore, kita harus bisa mendapatkan cendet jantan. Meski ini tidak mutlak, tetapi sangat diyakini bahwa hanya cendet jantan yang bisa menghibur sang pemilik. Bahkan, dalam latber ataupun  lomba, belum pernah terdengar ada peserta yang membawa cendet betina untuk di adu.

Oleh sebab itu, ada baiknya kita mengenali ciri-ciri cendet jantan terlebih dahulu sebelum kita membeli atau memeliharanya. Dan dibawah ini adalah ciri singkat dari cendet jantan atau pentet jantan.

- Bagian pipi dari cendet jantan memiliki warna hitam yang sangat pekat. Jika hitamnya agak pudar, biasanya cendet tersebut berkelamin betina.
- Bentuk kepala cendet jantan biasanya ceper mendatar, sementara cendet betina lebih menggelembung atau agak oval.
- Supit yang dimiliki cendet jantan berbentuk kecil panjang dan disertai motif garis yang tidak beraturan. Sementara cendet betina memiliki supit yang agak besar dengan disertai motif garis yang teratur seperti kembang.

Jikalau para pengunjung merasa keberatan dengan pendapat diatas, sangat ditunggu saran dan masukanya.