Tag Archive: rangkaian pancing


Memancing dalam arti menangkap ikan sudah dikenal oleh peradaban manusia sejak zaman dahulu sekitar 10.000 tahun yang lalu. Hal ini terbukti dari peninggalan-peninggalan arkeologi pada goa-goa tua di Eropa bahwa aktivitas penangkapan ikan sudah ada sejak dulu dengan ditemukannya tulang-belulang, mata kail dan gambar serta lukisan pada zaman batu di dalam goa-goa tersebut.

Teknik menangkap ikan mulai beragam pada masa Neolithic sekitar 4.000 – 8.000 tahun yang lalu yang kemudian berkembang menjadi teknik yang lebih modern dan masih dipakai hingga saat ini. Begitu pula dengan cara pengolahan ikan hasil tangkapan, saat ini cara tersebut masih dilakukan dengan teknik yang sama misal pengawetan ikan dengan menggarami atau dengan cara pengasapan.

Siapkan alat – alat sebagai berikut :

  1. Air Hangat (Untuk mencuci bagian luar reel)
  2. Handuk atau kain ( untuk mengeringkan sisa air cucian reel)
  3. Reel Lubricantion (grease dan oli, untuk grease saya biasa pakai Relix reel lube kalau oli pakai oli mesin jahit aja)
  4. WD40 bila diperlukan
  5. Obeng
Adapun cara-caranya yaitu :
  1. Basahi aja dengan menyapu bagian luar reel dengan air hangat, jangan dicelupkan. Setelah itu keringkan dengan handuk atau kain sampai kering. Baca lebih lanjut

Satu lagi alat yang agak penting semasa memancing adalah “Snap” dimana ianya digunakan sebagai perantaraan diantara tali perambut dengan tali utama, tali utama dengan umpan tiruan atau hanya sebagai tali keselamatan yang digunakan untuk mengikat joran kepada bot supaya joran tidak ditarik masuk kedalam air.
Terdapat berbagai jenis “Snap” di pasaran dan begitu juga “Swivel”. Kedua – dua ini ada dijual berasingan atau dijual sebagai satu yang dipanggil “Snap Swivel”. Mari kita cuba memahami apakah tujuan dan keggunaan alat-alat ini.

 

“Snap”
“Snap” berfungsi sebagai satu penyambung diantara tali utama dengan “Lure”atau umpan tiruan. Ianya disambung dari tali utama dengan ikatan (knot) kepada cincin(split ring) atau lengkoran besi yang terdapat pada “lure”. (“line – tie loop of the lure”).

Umpan Ikan Bandeng

Resep 1 :

  1. Pelet Merah
  2. Pelet Biasa
  3. Roti Kering

Semua bisa langsung dipakai mancing tanpa proses pengolahan terlebih dahulu.

Resep 2 : Baca lebih lanjut

Tips Dasar Memancing
Memancing ikan adalah hobi yang cukup menghibur bagi sebagian orang. Dengan melatih kesabaran dan menikmati kesunyian, salah satu bentuk rekreasi ini berkembang jumlah penggemarnya.
Lokasi Memancing terbagi menjadi 2 bagian:

  1. Memancing di sungai atau empang atau di muara
  2. Memancing di laut.

Peralatan memancing secara umum yang diperlukan adalah : Baca lebih lanjut

Memancing danau diperlukan pemahaman tentang danau tersebut, apakah dasar danau Lumpur atau pasir. Ini yang akan membedakan teknik mancingnya. Untuk memilih umpan dan rangkean kail yang disesuaikan dengan target ikan. Pada umunya di danau banyak dihuni ikan nila dan ikan mas.

Untuk ikan nila diatas 1kg biasanya ikan tersebut suka berpindah-pindah tempat. Oleh karena itu umpan harus minimal 30 cm dari dasar danau. Batu yang berlumut merupakan spot yang bagus untuk memancing ikan nila. Tipsnya, cari batu yang belumut ditepi danau lalu letakkan didaerah yang kiranya spot ikan nila lalu anda memancing dengan umpan lumut juga. ( lempar pancing anda dekat dengan batu yang berlumut tadi). Baca lebih lanjut

Pelampung pancingan adalah salah satu perangkat memancing yang berguna untuk membuat umpan pancing tidak tenggelam jauh ke bawah dasar air. Pelampung jenis ini banyak beragam, kendati beragam pelampung secara garis besar dapat dikelompokkan menjadi dua.

Jenis pelampung pancingan
1. Pelampung pada permukaan air yang tenang
2. Pelampung pada permukaan air yang berarus atau mengalir Baca lebih lanjut

Senar / Line adalah suatu tali terbuat dari bahan khusus yang digunakan untuk memancing dan menempatkan kail (hooks), pelampung (floats), timah (sinker) dan asesoris lainnya.

Ada 2 bagian senar yaitu main line dan hook line. Pemakaian senar disesuaikan dengan tujuannya, apakah untuk mencari ikan besar/kecil terutama di kolam. Diameter senar pun disesuaikan dengan besar kecilnya ikan yang kita inginkan. Hal pertama yang perlu diketahui dalam memilih senar adalah kualitas dari bahan senar tersebut yang masing-masing senar mempunyai ciri khas tertentu, dan biasanya senar yang baik kualitasnya pun relatif mahal. Baca lebih lanjut

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 1.776 pengikut lainnya.

%d blogger menyukai ini: