“Sebaik baik manusia adalah yang paling bermanfa’at bagi mmanusia lainnya.” (HR At Tirmidzi)

Terdengar oleh qu nasyid’a “merah saga”. tentang syaikh ahmad yassin. raganya tak seperti kita, lumpuh total. dan ia wafat dalam syahid ketika sebuah rudal israel menghujam kursi rodanya. ia syahid. tetapi ia kan abadi dalam keagungan dan kemulia’an. ia, mungkin salah seorang cacat yang paling banyak memberi manfa’at pada ummat manusia, ummat islam, bangsa palestina.

saat langit berwarna merah saga
dan kerikil perkasa berlarian
meluncur laksana puluhan peluru
terbang bersama teriakan takbir

semua menjadi saksi
atas langkah keberanianmu
kita juga menjadi saksi
atas keteguhanmu

ketika yahudi yahudi membantaimu
merah berkesimbah di tanah airmu
mewangi harum genangan darahmu
membebaskan bumi jihad palestina
perjuangan telah kau bayar dengan jiwa
syahid dalam cintaNya
(shoutul harakah: merah saga)

qu menangis. betapa kecil kita. nilai diri kita sungguh2 dipertanyakan. jika beliau yang tak bisa kemana – mana tanpa didorong kursinya memberi kemanfaatan begitu dahsyat, lalu bagaimana kita menjawab atas amanah Allah berupa tangan, kaki, dan anggota badan yang sehat ini? tetapi selaiknya kita segera berkaca. mudah mudahan masih ada waktu memperbaiki diri. mari mengenali pada siapa diri ini harus memberi arti. inilah manusia – manusia yang paling berhak merasakan kemanfa’atan optimal dari kita…..
Ya ummi,,,, ya abi,,,,,,,,pujilah aqu sebagai remaja mujhid seperti syaikh ahmad yassin……
ketika kurasakan indahnya menjadi remaja da’wah yang memberi kemanfaatan bagi orang lain……