KOMPAS Images/DHONI SETIAWAN

Menko Kesra, Agung Laksono.

JAKARTA, KOMPAS.com – Menteri Koordinator Bidang Kesejahteraan Rakyat Agung Laksono, yang juga politisi senior Partai Golkar, membantah pernyataan Ketua Umum PSSI Nurdin Halid bahwa kesuksesan tim nasional Indonesia karena peran Golkar.

“Ah, itu kan pernyataan Pak Nurdin. Kita gembira saja kalau ada yang mengatakan seperti itu. Tapi sebaiknya disadari bahwa ini keberhasilan seluruh bangsa Indonesia. Yang penting, momentum itu bisa dijaga dengan baik. Tidak usah dikatakan, klaim sukses ini karena ini. Lebih baik kita pertahankan kesuksesan yang sudah ada,” kata Agung kepada para wartawan di Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta, Senin (24/1/2011).

Ditanya soal wacana bahwa klub sepak bola yang seharusnya memakai dana dari APBD, Agung mengatakan setuju. Namun, pelaksanaannya perlu dilakukan secara bertahap. “Daerah-daerah yang dulu masih dibiaya negara, lambat laun harus dilepas, seperti di negara-negara lain. Ini upaya untuk mengembalikan apbd yang merupakan bagian dari politik anggaran ke tingkat daerah. Artinya, harus sesuai dengan mana yang menjadi kewajiban pemerintah, mana kewajiban negara, dan mana yang bukan kewajiban,” kata Agung.

Soal kisruh Liga Primer Indonesia dan LSI, Agung mengatakan, asalkan keduanya tak melakukan pelanggaran terhadap ketentuan yang ada, hal tersebut wajar. Dirinya tetap mendukung keberadaan LPI maupun LSI. “Pada dasarnya, semakin banyak pertandingan, semakin baik karena juara sejati lahir dari sebuah kompetisi. Jadi, kalau ada penyelenggara yang lain, bagaimana caranya diupayakan agar bisa efektif,” kata Agung diplomatis.