KOMPAS.com – Saat hamil, perempuam cenderung menuntut perhatian lebih. Mengidam acapkali dijadikan alasan agar permintaan dipenuhi. Anda bisa membalik kebiasaan ini. Caranya, berikan perhatian kepada orang lain karena dengan cara ini Anda tengah mengajarkan anak kebiasaan berbagi.

Menurut psikolog Rustika Thamrin, penelitian membuktikan spektrum emosi ibu memancar ke janin. Energi positif dari ibu bisa tersalurkan ke dalam kandungan. “Tiga bulan pertama dalam kehamilan, bayi dalam kandungan boleh diajak bicara. Energi positif dari ibu bisa tersalurkan pada bayi,” katanya, saat talkshow tentang membangun kebiasaan berbagi, bagian dari kegiatan Sahabat Tango Spread Miracle, di KidZania, Jakarta, beberapa waktu lalu.

Memberikan nilai positif, dalam rangka membangun kebiasaan berbagi harus dimulai ibu hamil dari dirinya sendiri. Caranya, ibu melakukan hal positif atau kebiasaan baik yang ingin ditularkan. “Membangun kebiasaan berbagi pada anak bisa dimulai sejak kehamilan,” lanjutnya.

Jadi, daripada mengeluhkan kondisi yang berubah selama hamil, lebih baik melatih kebiasaan positif. Mulai saja dengan memotivasi diri saat semangat melemah dengan mengajak anak dalam kandunan beraktivitas bersama Anda. Atau ubah kebiasaan menuntut perhatian dengan memberikan lebih banyak bantuan kepada orang lain, sekecil apapun itu