Category: Kompas Bola


Liga Primer Indonesia

MAKASSAR, KOMPAS.com — Pengurus PSM Makassar telah menyiapkan pembelaan terkait keputusannya keluar dari Indonesia Super League (ISL) dan bergabung ke Liga Primer Indonesia (LPI) pada kongres PSSI yang digelar di Bintan, Kepulauan Riau, 19 Maret 2011.

Kuasa Hukum PSM, Syahrir Cakkari, di Makassar, Senin (24/1/2011), mengatakan, pihaknya bahkan sudah siap membacakan pembelaan pada kongres tahunan PSSI yang digelar di Bali, 21-22 Januari lalu.

“Kita sudah siap memberikan alasan kami mengapa sampai pindah dari LSI serta berlaga di LPI. Namun, berhubung saat itu kita dilarang sehingga tidak bisa menyampaikan aspirasi kami,” kata Cakkari, menanggapi hasil kongres yang mewajibkan PSM menyiapkan pembelaan sebelum dicoret sebagai anggota PSSI. Baca lebih lanjut

SURABAYA, KOMPAS.com — Dua rangkaian kereta api (KA) menjadi sasaran amuk massa LA-Mania, julukan suporter fanatik tim sepak bola Persela Lamongan. Mereka berniat melakukan sweeping terhadap Bonekmania.

“KA Barang dan KRD rusak berat akibat dilempari LA-Mania di Lamongan,” kata Humas PT Kereta Api Daerah Operasi (Daop) VIII/Surabaya Sri Winarto di Surabaya, Senin (24/1/2011) malam.

Menurut dia, massa secara membabi buta melempari KA Barang dari Jakarta tujuan Surabaya.

“Memang sebelumnya ada informasi, Bonekmania (julukan suporter fanatik tim sepak bola Persebaya Surabaya, Red) menumpang KA Barang itu dari Jakarta menuju Surabaya. Tapi, ternyata di dalam kereta tidak ada satu pun Bonekmania,” katanya. Baca lebih lanjut

KOMPAS Images/DHONI SETIAWAN

Menko Kesra, Agung Laksono.

JAKARTA, KOMPAS.com – Menteri Koordinator Bidang Kesejahteraan Rakyat Agung Laksono, yang juga politisi senior Partai Golkar, membantah pernyataan Ketua Umum PSSI Nurdin Halid bahwa kesuksesan tim nasional Indonesia karena peran Golkar.

“Ah, itu kan pernyataan Pak Nurdin. Kita gembira saja kalau ada yang mengatakan seperti itu. Tapi sebaiknya disadari bahwa ini keberhasilan seluruh bangsa Indonesia. Yang penting, momentum itu bisa dijaga dengan baik. Tidak usah dikatakan, klaim sukses ini karena ini. Lebih baik kita pertahankan kesuksesan yang sudah ada,” kata Agung kepada para wartawan di Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta, Senin (24/1/2011). Baca lebih lanjut

KOMPAS/Rony Ariyanto Nugroho
Angelina Sondakh

JAKARTA, KOMPAS.com — Anggota Komisi X DPR RI (Bidang Pendidikan Nasional, Pemuda, dan Olahraga), Angelina Sondakh (AS), meminta PSSI jangan dulu mengganggu Liga Primer Indonesia (LPI) sepanjang event tersebut berniat baik bersama membangun dunia persepakbolaan. Bahkan, LSI justru juga perlu ditinjau karena memakai APBD dan APBN.

“Sebagai kompetisi yang dicita-citakan menjadi profesional dan bersih, seharusnya Liga Primer Indonesia (LPI) diberi kesempatan untuk membuktikan dirinya tanpa harus diganggu, apalagi diancam-ancam,” tegas anggota Fraksi Partai Demokrat di Jakarta, Senin (24/1/2011).

Ia menambahkan, sikap PSSI yang berkeras dengan menyatakan LPI sebagai kompetisi ilegal dan harus dilarang, justru semakin menunjukkan arogansi organisasi olahraga tertua di Indonesia tersebut. Baca lebih lanjut

%d blogger menyukai ini: